Mengenal Apa itu Domain Authority dan Mengapa itu Penting

Marchyandi Rayi
Authority

Daftar Isi:

    Bagi Anda yang telah berkecimpung di dunia digital marketing, pastinya Domain Authority (DA) menjadi istilah yang cukup tidak asing bagi Anda.

    Banyak brand dan bisnis yang menggunakan domain authority sebagai parameter atau metrik untuk mengevaluasi hasil dari strategi digital marketing mereka, terutama pada website.

    Namun sudahkah Anda memahami betul apa sebetulnya yang dimaksud dengan domain authority? Pentingkah Anda untuk meningkatkan metrik ini? Dan apakah domain authority dapat membantu Anda meningkatkan ranking pencarian di Google?

    Domain authority memang merupakan metrik yang sangat berguna untuk mengetahui status pembanding antara website Anda dengan website kompetitor. Namun perlu ditekankan bahwa domain authority bukanlah sebuah ranking factor dalam algoritma Google.

    Apa itu Domain Authority?

    Domain Authority (DA) adalah sebuah metrik yang dikembangkan oleh Moz guna mempediksi besaran kemungkinan sebuah website untuk mendapatkan ranking pada SERP (Search Engine Page Result).

    Skor dari DA berkisar mulai dari 1 sampai 100. Semakin tinggi skor DA sebuah website, maka kemungkinan untuk mendapatkan ranking di SERP akan semakin besar.

    Penting untuk ditekankan bahwa Domain Authority bukanlah ranking factor dari Google dan tidak memiliki dampak sama sekali terhadap SERP.

    Namun, metrik yang satu ini tetap menjadi indikator yang bagus untuk membantu Anda untuk meningkatkan performa website Anda.

    Saat ini, banyak tools SEO lain, selain Moz, yang juga mengembangkan metrik serupa. Contohnya seperti Authority Score pada Semrush, dan Domain Rating pada Ahrefs.

    Bagaimana Domain Authority Dikalkulasi?

    Domain Authority dikalkulasi dengan mengevaluasi beberapa faktor termasuk jumlah link yang didapatkan sebuah domain serta kualitas dari masing link yang didapatkan.

    Karena kalkulasi DA berdasarkan pada machine learning, skor DA website Anda akan selalu mengalami fluktuasi seiring terjadinya perubahan algoritma dan ketersediaan data point-nya.

    Sebagai contoh, jika facebook.com mendapatkan miliaran link baru, maka setiap website yang berkompetisi dengan facebook.com akan mengalami penurunan DA.

    Hal tersebut demikian karena link profile dari website Facebook semakin meningkat dan ‘memakan’ slot DA yang tersedia. Akibatnya, website kompetitor lainnya memiliki ruang yang lebih sedikit untuk meningkatkan link profile-nya.

    Hal tersebut juga yang menjadi alasan mengapa meningkatkan skor DA dari 20 menuju 30 akan lebih mudah dari meningkatkan skor DA dari 70 menuju 80.

    Berapa Rata-Rata Skor DA yang Baik?

    Secara umum, situs dengan jumlah external link berkualitas yang masif seperti wikipedia.com atau google.com berada di jajaran tertinggi dari skala DA. Sedangkan website bisnis skala kecil dengan inbound link yang lebih sedikit akan memiliki skor DA yang juga lebih kecil.

    Website yang baru akan selalu mulai dengan skor DA 1. Skor tersebut akan meningkat seiring waktu jika backlink yang didapatkannya pun bertambah.

    Dikarenakan DA merupakan metrik yang memprediksi kemampuan kompetitif website untuk mendapatkan ranking pencarian, maka rata-rata skor DA yang bisa dibilang baik menjadi sangat relatif bergantung pada lanskap kompetisi dari industri website tersebut.

    Coba untuk melihat Domain Authority dari website kompetitor dan jadikan rata-rata skor tersebut sebagai target skor DA website Anda. Semakin kompetitif sebuah industri, maka rata-rata skor DA nya pun akan semakin tinggi.

    Bagaimana Cara Mengetahui Skor Domain Authority Website?

    Link explorer

    Cukup mudah untuk dapat mengetahui skor DA dari website Anda. Anda hanya perlu:

    1. Masuk menuju fitur Link Explorer dari Moz.
    2. Masukkan URL website Anda pada search bar di bagian atas page.
    3. Daftarkan akun Moz Anda.
    4. Analisa data website Anda yang ditampilkan oleh Moz.

    Apa Perbedaan antara Domain Authority dan Page Authority?

    Domain Authority dan Page Authority merupakan dua metrik dengan konsep yang sama namun diterapkan pada level yang berbeda.

    Domain Authority mengukur kemampuan mendapatkan ranking pencarian dari sebuah domain atau subdomain. Sedangkan Page Authority mengukur kemampuan mendapatkan ranking pencarian dari sebuah page individu.

    Konklusi

    Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa Domain Authority adalah metrik yang sangat berguna untuk mengetahui lanskap kompetisi website Anda dalam mendapatkan ranking pencarian di Google.

    Namun banyak yang masih keliru bahwa dengan menaikkan Domain Rating, maka ranking pencarian pun akan turut naik. Padahal sebetulnya tidak demikian karena DA bukanlah faktor penentu peringkat pencarian pada Google.

    Meson adalah digital marketing agency di Jakarta yang telah berpengalaman merancang dan menjalankan strategi SEO dari brand di berbagai industri.

    Jika Anda membutuhkan bantuan, kami siap membantu Anda lewat jasa search marketing kami.

    Ready to Discuss Your Project?

    Tell Us About Your Project

      Open chat