Apa itu Google E-A-T dan Dampaknya bagi SEO Anda?

Jordy Gunawan
Google E-A-T Expertise Authoritativeness Trustworthiness

Daftar Isi:

    E-A-T dan Dampaknya bagi SEO

    E-A-T mulai ramai dibicarakan sejak beberapa tahun lalu, dan telah disinggung di ratusan artikel SEO hingga saat ini. Beberapa sumber artikel menyatakan bahwa E-A-T termasuk dalam ranking factor dari Google, sedangkan beberapa artikel lainnya mengatakan sebaliknya. Lantas manakah yang benar?

    Apa itu E-A-T?

    E-A-T adalah singkatan dari Expertise, Authoritativeness, dan Trustworthiness. Istilah ini pertama kali muncul di Search Quality Rater Guidelines Google—sebuah dokumen yang menjadi acuan bagi human search quality rater untuk menilai kualitas hasil pencarian Google.

    Google Quality Rater adalah kumpulan orang yang ditugaskan untuk menilai kelayakan dan relevansi sebuah website terhadap keyword tertentu. Mereka menjadi salah satu variable bagi Google dalam meningkatkan algoritma Google dari point of view user/pengguna.

    Google mempublikasikan dokumen ini secara online pada tahun 2013 guna membantu webmaster untuk memahami apa yang Google kehendaki bagi sebuah web page.

    Seberapa pentingkah E-A-T?

    Jawaban atas pertanyaan tersebut akan bergantung pada tipe queries yang dimasukkan. E-A-T menjadi kurang penting ketika topik konten merupakan sesuatu yang subjektif. Sebagai contoh misalnya pada pencarian gambar dengan kata kunci ‘kucing imut’, ‘tanaman cantik’, dan sebagainya.

    Sebaliknya, jika Anda mencari informasi mengenai penggunaan dosis obat, tips finansial, atau topik penting lainnya, maka E-A-T menjadi sangat penting.

    Topik-topik ini disebut sebagai topik YMYL (Your Money or Your Life) oleh Google. Secara garis besar, topik YMYL merupakan topik atau page yang dapat isinya dapat memengaruhi kebahagiaan, kesehatan, stabilitas finansial, atau keamanan seseorang kedepannya.

    Jika situs Anda menyinggung topik seputar YMYL, maka mengoptimalkan Google E-A-T menjadi sebuah keharusan.

    Bagaimana cara mengukur E-A-T?

    Meskipun terkesan serupa, Expertise, Authoritativeness, dan Trustworthiness merupakan tiga konsep yang berbeda. Masing-masing dari ketiga konsep tersebut memiliki kriteria pengevaluasian yang berbeda. Di bawah ini merupakan penjabarannya.

    Expertise

    Expertise yang dimaksud pada konteks ini yaitu memiliki pengetahuan atau keahlian tinggi pada bidang spesifik. Utamanya, aspek expertise dievaluasi pada level konten, bukan pada website keseluruhan. Dengan kata lain, Google akan mengutamakan konten yang dibuat oleh orang yang expert di bidangnya.

    Untuk topik YMYL, penilaian akan dilihat dari keahlian formal, kualifikasi, dan jejak pendidikan serta pengalaman dari si pembuat konten. Sebagai contoh kasus, seorang akuntan akan lebih memenuhi kualifikasi dalam membuat konten seputar perpajakan dibandingkan dengan orang awam.

    Sedangkan untuk topik non-YMYL, expertise akan dinilai dari pendemonstasian pengalaman hidup yang relevan atau yang disebut dengan ‘everyday expertise’.

    Authoritativeness

    Authoritativeness menyangkut seputar reputasi sebuah website atau pembuat konten di kalangan expert dan influencer pada industri tertentu. Sederhananya, sebuah website atau pembuat konten akan memiliki authority tinggi ketika website atau pembuat konten tersebut dijadikan sumber utama bagi pencarian informasi mengenai topik tertentu.

    Untuk mengevaluasi level authority, raters akan menjelajahi sebuah situs untuk mendapatkan informasi seputar reputasi dari situs tersebut, diantaranya review, rekomendasi, artikel atau sumber kredibel lainnya.

    Trustworthiness

    Trustworthiness menyangkut seputar legitimasi, transparansi, dan akurasi dari sebuah website atau konten. Raters akan melihat beberapa aspek dalam mengevaluasi trustworthiness seperti informasi kontak, atau pernyataan pertanggungjawaban atas publikasi konten.

    Raters juga akan menilai tingkat akurasi dari sebuah informasi yang tertera pada sebuah page atau konten. Dengan begitu, pengutipan referensi dan penyematan external link menjadi hal yang penting untuk dilakukan.

    Apakah E-A-T merupakan ranking factor Google?

    Dalam menjawab pertanyaan tersebut, Danny Sullivan, Public Liaison of Search dari Google menyatakan bahwa:

    Danny Sullivan's tweet about Google E-A-T

    Dapat disimpulkan dari tweet tersebut bahwa untuk dapat menjadi ranking factor, sesuatu harus memiliki nilai kuantitatif yang jelas sehingga dapat dimengerti dan dievaluasi oleh komputer. Jumlah backlink dari sebuah website merupakan salah satu contoh konkretnya.

    Google dapat melakukan crawl pada sebuah website untuk menghitung jumlah backlink yang dimilikinya. Dari hasil crawl tersebut kemudian akan ditentukan peringkat hasil pencarian dengan website yang memiliki backlink berkualitas menempati urutan teratas.

    Namun tidak demikian pada expertise, authoritativeness, dan trustworthiness yang merupakan konsep manusiawi sehingga sulit untuk dievaluasi secara baku oleh komputer.

    Dalam memecahkan permasalahan tersebut, Google menerapkan solusi berikut:

    • Pertama, Search Engineers Google merancang perubahan algoritma yang ditujukan untuk memperbaiki kualitas hasil pencarian.
    • Kedua, Quality Raters membandingkan antara hasil pencarian dengan penerapan algoritma baru dan hasil pencarian tanpa penerapan algoritma baru. Hasil perbandingan tersebut akan diterima Google sebagai feedback dari hasil pencarian.
    • Ketiga, Google menggunakan feedback dari Quality Raters untuk menentukan apakah perubahan algoritma yang diajukan memiliki dampak positif atau negatif atas hasil pencarian. Perubahan algoritma akan diterapkan jika memiliki dampak positif.

    Konklusi

    Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa Google E-A-T merupakan faktor yang penting untuk diperhatikan bagi usaha SEO Anda, terutama jika website Anda menyinggung topik-topi YMYL.

    Meskipun tidak ada saran eksplisit mengenai bagaimana cara mengoptimasi E-A-T bagi sebuah website, namun Vice President of Search Google, Ben Gomes, menyarankan untuk mengacu pada rater guidelines untuk memahami apa yang Google kehendaki agar sebuah website mendapatkan peringkat teratas hasil pencarian.

    Demikian ulasan seputar ranking signal baru dari Google ini yang penting untuk Anda ketahui. jika Anda masih memiliki kesulitan dalam menjalankan SEO website bisnis Anda, Meson Digital Marketing Agency siap membantu Anda lewat jasa SEO kami.

    Ready to Discuss Your Project?

    Tell Us About Your Project

      Open chat