Panduan Lengkap Memanfaatkan Internal Linking untuk SEO 

Jordy Gunawan
Ilustrasi internal link

Daftar Isi:

    Apa itu Internal Link?

    Internal link adalah link atau tautan yang menghubungkan antar page di dalam website Anda. Link tersebut digunakan untuk menemukan page atau konten tertentu pada sebuah website baik oleh pengunjung website maupun search engine.

    Pengunjung website menggunakan link ini guna mencari konten yang mereka cari pada sebuah website. Demikian pula search engine, yang tidak mungkin menemukan page tertentu jika tidak ada link menaut page tersebut.

    Setiap website pada umumnya memiliki internal link. Namun yang masih belum banyak orang sadari adalah bahwa internal linking—jika diterapkan dengan strategi yang tepat—dapat membantu meningkatkan performa situs (SEO) Anda pada mesin pencarian secara signifikan.

    Pernyataan tersebut dapat dibuktikan dengan studi kasus yang dilakukan oleh Ninja Outreach yang berisi penjelasan mengenai bagaimana mereka meningkatkan organic traffic sebesar 40% dengan hanya menggunakan internal link.

    Pada artikel ini Anda akan mempelajari lebih dalam seputar internal link termasuk pembahasan mengenai mengapa tautan ini begitu penting bagi kesuksesan SEO Anda, dan bagaimana caranya untuk menentukan strategi tautan internal yang tepat.

    Mengapa Internal Link Penting bagi SEO?

    Seperti yang telah disinggung di atas, Google menggunakan internal link untuk menemukan konten baru pada sebuah website.

    Sebagai contoh kasus, misalnya saja Anda menambahkan page baru pada web Anda tanpa menaut page tersebut pada page manapun. Jika diasumsikan page baru tersebut tidak disertakan ke dalam sitemap, dan tidak memiliki satupun backlink, maka Google tidak akan dapat mengetahui keberadaan page baru Anda.

    Selain itu, internal link juga dapat membantu pendistribusian PageRank pada situs Anda. Secara garis besar, semakin banyak sebuah page mendapatkan internal link dari page lain, maka PageRank dari halaman tersebut akan semakin tinggi. Namun selain dari segi kuantitas, kualitas dari page penaut juga mengambil peran penting.

    Gambaran sederhana mengenai bagaimana PageRank bekerja dapat dilihat pada ilustrasi di bawah:

    Visualisasi page rank
    Visualisasi distribusi PageRank pada website.

    Dalam konteks ini, Google menyatakan bahwa jumlah internal link dari sebuah page menjadi indikator untuk menentukan seberapa penting page tersebut pada sebuah website.

    Menerapkan Strategi Internal Link yang Tepat

    Menerapkan strategi tautan internal yang tepat pada website Anda akan membantu Google untuk memahami:

    • Relevansi dari setiap page
    • Relasi antar page
    • Nilai dari sebuah page

    Untuk menentukan strategi internal link untuk website, terdapat beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Meskipun strategi Anda nantinya akan banyak bergantung pada tujuan dari website Anda, namun beberapa tahap berikut bisa Anda gunakan sebagai acuan dasar dalam merumuskan strategi internal linking.

    1. Menentukan Struktur yang Ideal bagi Situs Anda

    Struktur navigasi website yang baik bisa dianalogikan seperti piramida, dimana konten terpenting Anda berada di bagian teratas dengan konten lainnya berada di bawahnya sebagai pondasi piramid.

    Umumnya, bagian teratas piramida struktur website ditempati oleh home page. Pada lapisan selanjutnya diisi oleh halaman-halaman penting lain seperti about us, products, blog, dan yang lainnya. Di bawah setiap page tersebut kemudian diisi oleh page turunannya seperti service page, dan blog post.

    2. Menentukan Konten yang Penting pada Website Anda

    Setelah struktur website ditentukan, maka tahap yang harus Anda lakukan selanjutnya adalah menentukan konten-konten yang sekiranya penting pada website Anda. Tentukan konten mana saja yang paling Anda inginkan untuk ditemukan oleh orang-orang ketika mereka mencari topik atau produk yang berkaitan dengan bisnis Anda.

    Pada tahap ini, objektif yang harus Anda capai adalah agar Google mengetahui konten mana saja yang dinilai penting pada website Anda. Hal tersebut dapat dicapai dengan memberikan internal link sebanyak-banyaknya pada konten tersebut.

    3. Menambahkan Contextual Link

    Contextual link adalah sebuah teks tautan yang berada di badan sebuah page. Contextual link dapat Anda manfaatkan untuk menghubungkan artikel-artikel dengan topik yang saling berelasi.

    Penambahan contextual link tersebut dapat membantu Google dan pengunjung website Anda untuk memahami bahwa artikel-artikel tersebut memiliki topik yang berkorelasi.

    Demikian ulasan seputar internal link dan cara memanfaatkannya untuk meningkatkan performa SEO Anda. Jika Anda masih memiliki kesulitan dalam menjalankan SEO website bisnis Anda, Meson Digital Marketing Agency siap membantu Anda lewat jasa SEO kami.

    Ready to Discuss Your Project?

    Tell Us About Your Project

      Open chat