Mengenal Keyword Mapping dan Cara Melakukannya

Syah Rezi Tungga Dewi
keyword mapping

Daftar Isi:

    Selain keyword research, hal lain yang tak boleh ketinggalan dalam penerapan strategi Search Engine Optimization (SEO) adalah keyword mapping. Melalui keyword mapping, Anda bisa menentukan di mana sebuah kata kunci akan diletakkan pada website serta mengelompokkannya secara terstruktur. Ikuti pembahasan mengenai apa itu keyword mapping sampai bagaimana cara penerapannya. 

    Apa Itu Keyword Mapping?

    Keyword mapping adalah proses pemetaan keyword yang akan diterapkan di setiap halaman pada sebuah website secara terstruktur. Keyword yang akan dipetakan tersebut sudah melalui riset dan seleksi sebelumnya lalu dicocokan relevansinya dengan website. Keyword mapping tidak hanya akan membantu Anda untuk mengidentifikasi frasa pada keyword, tetapi juga membantu navigasi ketika user menggunakan website Anda.

    Mengapa Keyword Mapping Penting dalam SEO?

    Pemetaan kata kunci dalam strategi SEO sangat penting dilakukan. Inilah beberapa alasannya:

    1. Mencegah Keyword Cannibalism

    Keyword cannibalism adalah sebuah kondisi di mana satu website membuat konten dengan dua keyword yang sama persis. Adanya keyword cannibalism ini berdampak buruk pada pertumbuhan traffic website. Sistem search engine akan kesulitan untuk menentukan mana konten yang seharusnya akan dimuat di hasil halaman pencarian. 

    2. Memudahkan Pemantauan Performa Website

    Dengan melakukan keyword mapping, hal ini memudahkan Anda untuk memantau penggunaan keyword apa saja yang sudah digunakan.

    Alhasil Anda tahu keyword apa saja yang sudah digunakan, apakah keyword yang ditargetkan berhasil menempati halaman awal di search engine atau justru menurun. Alhasil, Anda lebih melakukan pemantauan performa website. 

    3. Meningkatkan Optimasi On Page  

    Melakukan keyword mapping akan memudahkan optimalisasi on page SEO. Adapun beberapa hal yang dilakukan dalam strategi on page adalah menyertakan target keyword pada bagian awal page, memperhatikan frekuensi keyword, menyertakan internal link, dan sebagainya. 

    Bagaimana bisa keyword mapping dapat membantu optimasi on page? Dengan melakukan keyword mapping, Anda lebih mudah dalam memahami konteks sebuah keyword dan di mana keyword tersebut akan diletakkan. Sehingga setiap keyword pada website akan saling terhubung satu sama lain. 

    Cara Melakukan Keyword Mapping

    Cara melakukan keyword mapping sebenarnya cukup sederhana, Anda perlu melakukan beberapa hal di bawah ini: 

    1. Tentukan Keyword Utama 

    Aspek pertama yang perlu Anda lakukan adalah mencari keyword utama. Proses penentuan keyword utama ini bisa dilakukan melalui berbagai macam tools, contohnya adalah Ahrefs, Ubersuggest, dan SEMrush

    Pilihlah keyword utama yang masih relevan dengan bisnis atau tema pada website. Contohnya, jika Anda adalah supplier kopi  untuk coffee shop, maka keyword yang bisa digunakan adalah “biji kopi”. 

    2. Riset Keyword Turunan 

    Selanjutnya, Anda perlu mencari tahu keyword turunan dari keyword utama yang sudah ditetapkan. Keyword turunan atau bisa disebut long tail keyword adalah kata kunci pencarian yang terdiri dari tiga kata atau lebih dengan fokus topik spesifik dibandingkan keyword utama. 

    Dalam penulisan artikel SEO, keyword turunan ini akan digunakan untuk bahan penulisan konten dan biasanya akan menentukan isi atau topik dari pembahasan artikel. Tak hanya itu, keyword turunan juga bisa dijadikan keyword utama untuk artikel supporting dari sebuah artikel cornerstone. 

    Contohnya, keyword turunan dari “biji kopi” adalah “jenis biji kopi”. Dari “jenis biji kopi”, kemungkinan pembahasan yang akan ditulis adalah ulasan mengenai jenis-jenis biji kopi yang populer. 

    3. Kategorikan Keyword Berdasarkan Topik

    Setelah menentukan keyword turunan, Anda dapat mulai menentukan keyword berdasarkan topik. 

    Contohnya pada turunan kata kunci dari keyword “biji kopi”. Selain “jenis biji kopi”, ada kata turunan lain dari “biji kopi” yaitu “cara mengolah biji kopi”. Kelompokkan long tail keyword tersebut berdasarkan topiknya.  

    4. Cek Ulang Search Intent Keyword 

    Jika sudah melakukan beberapa tahapan di atas, Anda perlu kembali melakukan pengecekan hasil dari pencarian kata kunci atau search intent. Sebab, ada banyak keyword yang sekilas mempunyai makna tertentu jika dilihat dari sudut pandang lain, tetapi ternyata search intennya ternyata jauh berbeda. 

    Search intent secara umum terdiri dari 4 jenis, yaitu: 

    • Navigational intent untuk mencari website; 
    • Informational intent untuk mencari keyword tertentu;
    • Transactional intent untuk melakukan transaksi produk atau layanan;
    • Commercial intent untuk mencari tahu produk atau layanan sebelum audiens menggunakannya.

    Untuk mengecek search intent, cara paling mudahnya Anda bisa meilihat melalui Google. Dari situ Anda bisa melihat artikel dan pembahasan seperti apa yang akan muncul ketika seseorang mencari kata kunci tertentu. 

    Dari search intent “jenis biji kopi”, dapat dilihat bahwa memang artikel yang menggunakan keyword SEO “jenis biji kopi” memang mengulas tentang jenis biji kopi. 

    Jadi, dapat dikatakan bahwa search intent digunakan untuk memastikan bahwa terminologi kata kunci yang akan dipakai memang sesuai dengan pemetaan.   

    5. Update Secara Berkala 

    Walau sudah melakukan keyword mapping, bukan berarti proses keyword mapping berhenti sampai di sini saja. Anda perlu melakukan update berkala agar konten yang ada pada website selalu fresh. Jika main keyword dan keyword turunan sudah dibuat menjadi sebuah koten, maka Anda dapat mulai melakukan riset ulang untuk memperbarui isi konten. 

    Konklusi

    Keyword mapping hal yang sangat penting strategi SEO. Adanya keyword mapping ini juga akan membantu Anda untuk menggali topik pembahasan baru. Sehingga konten yang dimuat pada website Anda menjadi lebih fresh. Anda pun juga perlu menentukan strategi SEO lain, misalkan strategi off page. Meson Digital Agency siap membantu untuk menentukan strategi SEO yang tepat untuk bisnis Anda. 

    Ready to Discuss Your Project?

    Search Articles

    Tell Us About Your Project