KPI Social Media yang Penting untuk Anda Ketahui dan Cara Mengukurnya 

Jordy Gunawan
KPI Social Media

Daftar Isi:

    Memiliki Strategi Social Media Marketing yang Terukur

    Strategi social media marketing yang baik adalah strategi social media marketing yang terukur. Anda mungkin saja untuk menebak-nebak konten atau channel mana yang paling efektif dalam membantu mencapai goal bisnis Anda.

    Namun tanpa adanya pengukuran yang jelas, tebakan tersebut hanyalah tebakan yang tidak akurat sehingga besar kemungkinan untuk salah. Key performance indicators atau KPI merupakan salah satu metode yang bisa Anda terapkan untuk mengukur efektivitas strategi social media marketing Anda.

    Saat ini telah banyak tersedia analytics tools yang memungkinkan Anda untuk mengukur dan memantau ribuan metrik media sosial.

    Namun hal itu bukan berarti Anda harus mengukur seluruh metrik tersebut. Anda hanya perlu mengukur dan memantau performa campaign media sosial Anda berdasarkan metrik yang relevan dengan goal marketing Anda.

    Artikel ini akan membahas beberapa KPI penting dalam social media marketing yang bisa membantu jalannya strategi social media marketing Anda dengan lebih terukur. Selain itu, pada akhir pembahasan juga disertakan tips bagaimana cara memulai mengukur KPI dari strategi marketing Anda dengan baik.

    4 KPI Social Media Paling Penting

    Terdapat bermacam-macam alasan mengapa brand atau bisnis menggunakan media sosial, misalnya untuk menggapai audience baru, membagikan informasi atau update, berinteraksi dengan konsumen, dan alasan lainnya.

    Tujuan Anda dalam melakukan social media marketing tersebut akan menentukan KPI apa yang harus Anda ukur. Beberapa KPI tersebut dapat dikategorikan sebagai berikut.

    1. Brand Awareness

    Tentunya seseorang tidak akan mungkin menjadi konsumen jika mereka tidak mengenal brand atau bisnis Anda.

    Media sosial merupakan platform yang cukup efektif dalam memperkenalkan brand Anda kepada user, dan meyakinkan mereka bahwa bisnis Anda menawarkan produk atau jasa yang relevan dengan mereka.

    Jika goals Anda berhubungan dengan brand awareness, maka beberapa metrik yang bisa Anda jadikan KPI antara lain followers, mentions, juga sentimen dari konsumen terhadap brand Anda.

    Aktif di media sosial dapat membantu Anda untuk meningkatkan brand awareness, sementara untuk membangun persepsi positif dari khalayak terhadap brand, Anda bisa menerapkan KPI selanjutnya.

    2. Engagement

    Memiliki banyak followers tentu merupakan hal yang baik karena itu berarti cakupan audience dari akun Anda semakin besar.

    Namun banyaknya followers tersebut hanya akan berarti bagi bisnis jika mereka aktif berinteraksi dengan akun Anda. Apakah mereka meluangkan waktu untuk mengunjungi social media page atau website Anda? Apakah mereka meninggalkan comment atau membagikan postingan Anda? Atau apakah mereka rela membuat postingan tentang brand atau produk Anda?

    Semua metrik tersebut dapat Anda jadikan ukuran dari seberapa banyak engagement yang Anda terima dari followers Anda.

    3. Website Traffic

    Jika mendatangkan traffic menuju website merupakan salah satu dari goals utama Anda, maka Anda perlu mengukur jumlah visitors yang didapatkan website Anda lewat platform media sosial.

    Hal ini akan membantu Anda untuk memahami seberapa efektif CTA (call to action) yang Anda buat, atau mengetahui berapa followers yang memutuskan untuk mengunjungi website Anda setelah melihat profil akun Anda.

    Anda juga dapat melihat perilaku visitors website Anda yang datang dari media sosial. Misalnya dengan mencari tahu apa yang dilakukan visitors setelah sampai pada landing page, atau apakah mereka melakukan pembelian yang berdasarkan pada konten di media sosial Anda.

    4. Conversions

    Meskipun sebaiknya strategi social media marketing Anda difokuskan untuk membangun hubungan atau interaksi dengan konsumen, namun Anda juga dapat menetapkan nilai konversi yang didapatkan sebagai KPI dari usaha social media marketing Anda.

    Jika Anda menggiring followers menuju website Anda untuk melakukan suatu aksi, maka Anda harus memantau berapa followers yang mengunjungi website Anda dan melakukan aksi tersebut. Aksi bisa berupa sign up pada mailing list, mengunduh konten, atau juga melakukan pembelian.

    Cara Memulai Mengukur KPI Social Media

    Setelah mengetahui KPI apa saja yang dapat digunakan, maka hal selanjutnya yang perlu Anda ketahui adalah bagaimana cara mengukurnya. KPI adalah cara yang paling efektif untuk mengetahui apakah media sosial membantu Anda dalam mengembangkan bisnis Anda.

    Beberapa tahap di bawah ini akan membantu Anda dalam melakukan pengukuran dan pemantauan KPI social media marketing.

    1. Menentukan Goals

    Menjalankan social media marketing dapat menawarkan berbagai keuntungan bagi bisnis Anda.

    Namun seberapa menguntungkannya social media marketing untuk bisnis Anda hanya dapat dilihat jika Anda memiliki goals yang jelas. Goals yang Anda tentukan harus spesifik, terukur, dan memiliki jangka waktu.

    Misalnya, “mendapatkan banyak followers di Facebook” merupakan contoh objektif yang kurang jelas. Agar lebih spesifik, Anda dapat mengubahnya menjadi “mendapatkan 1000 followers di Facebook dalam waktu 3 bulan”.

    2. Memilih Analytics Tools

    Setelah memiliki goals spesifik, Anda harus menentukan bagaimana progress social media marketing Anda akan diukur.

    Saat ini telah banyak built-in tools seperti Instagram Insights dan Twitter Analytics, yang dapat membantu Anda dalam memantau performa social media marketing dengan mudah. Namun beberapa tools tersebut biasanya memiliki keterbatasan dalam hal ketersediaan metrik.

    Misalnya, jika mendatangkan website traffic merupakan salah satu goals Anda, maka Anda perlu menggunakan tool tambahan seperti Google Analytics untuk mengukur jumlah traffic yang didatangkan dari media sosial.

    3. Melakukan Eksperimen dan Optimasi

    Setelah campaign Anda berjalan beberapa bulan, Anda akan memiliki gambaran apakah campaign yang dilakukan saat ini akan mencapai goals yang telah ditetapkan, atau apakah dibutuhkan penyesuaian strategi atau tidak.

    Untuk memperbaiki strategi, Anda dapat melakukan berbagai eksperimen seperti mencoba membedakan waktu posting, membuat postingan dengan format yang berbeda (foto atau video), atau merubah gaya bahasa dan visual.

    Teruslah bereksperimen dan melakukan optimasi sampai Anda menemukan cara yang tepat dalam berinteraksi dengan followers Anda.

    Konklusi

    Secara umum, key performance indicator (KPI) berguna untuk membantu marketer dalam menentukan apakah upaya digital marketing yang dilakukan telah efektif dalam membantu bisnis mereka atau belum. Demikian pula KPI untuk social media marketing, yang dapat membantu Anda untuk membuat strategi social media marketing yang lebih terukur untuk bisnis Anda.

    Meson merupakan digital marketing agency di Jakarta dengan pengalaman mengelola social media marketing dari brand berbagai sektor bisnis.

    Kami siap membantu Anda dalam merancang dan menerapkan strategi Instagram marketing yang tepat untuk membantu bisnis Anda mencapai performa penjualan yang lebih baik lewat jasa social media marketing kami.

    Ready to Discuss Your Project?

    Search Articles

    Tell Us About Your Project