Panduan Lengkap Memulai Video Marketing

Jordy Gunawan
Video marketing

Daftar Isi:

    Mulai Menjalankan Video Marketing

    Jika Anda belum menerapkan video marketing untuk bisnis Anda, maka tidak ada waktu yang lebih tepat untuk memulainya selain saat ini.

    Dengan semakin menurunnya efektivitas traditional marketing dan semakin meroketnya popularitas konten video, video marketing saat ini menjadi salah satu strategi marketing yang wajib dijalankan oleh setiap bisnis.

    Dalam panduan ini, Anda akan menemukan informasi mengenai:

    Apa itu Video Marketing?

    Sebagaimana dengan namanya, video marketing adalah pemanfaatan video sebagai sarana promosi dan memasarkan produk atau jasa, meningkatkan engagement pada digital dan social channels, dan meraih audience baru.

    Mengapa Anda harus Menjalankan Video Marketing?

    Berikut kami hadirkan beberapa statistik yang bisa meyakinkan Anda untuk mulai menjalankan video marketing:

    1. Orang akan menghabiskan 100 menit waktunya setiap hari untuk menonton video online di tahun 2021. (Zenith)
    2. 88% video marketers mengatakan bahwa video marketing memberikan dampak ROI yang positif. (Wyzowl)
    3. 84% konsumen menyatakan bahwa mereka memutuskan untuk membeli produk setelah menonton video dari brand penyedia produk tersebut. (Wyzowl)
    4. 6 dari 10 orang lebih memilih untuk menonton video online ketimbang lewat televisi. (Google)
    5. Pada tahun 2022, diprediksikan video online akan mengisi 82% dari total jumlah internet traffic konsumen. (Cisco)
    6. Konsumsi mobile video meningkat 100% setiap tahunnya. (Insivia)
    7. YouTube merupakan website paling populer setelah Google. (Alexa)

    Merumuskan Strategi Video Marketing

    Seperti pada jenis campaign lainnya, hal pertama yang harus Anda miliki adalah strategi yang jelas. Beberapa langkah dalam membuat strategi video marketing yang efektif:

    1. Merumuskan tujuan yang ingin dicapai dari video marketing.
    2. Menentukan target audience.
    3. Merumuskan cerita yang ingin disampaikan.
    4. Menentukan timeline.
    5. Menentukan budget.

    Channel Video Marketing

    Ketika Anda sudah memiliki strategi yang jelas, maka Anda bisa lanjut ke tahap berikutnya yaitu pemilihan platform.

    Penting bagi Anda untuk secara cermat memilih platform yang sesuai dengan goals marketing yang telah Anda tentukan, mengingat setiap platform memiliki demografik audience yang berbeda.

    Facebook

    Meson Digital Facebook video post
    Postingan video Meson Digital di Facebook

    Dengan jumlah daily views mencapai angka 8 miliar, dan 100 juta jam video ditonton perharinya, video merupakan medium yang sangat penting pada Facebook.

    Terdapat banyak jalan untuk memulai Facebook video marketing. Jalan pertama tentunya adalah memanfaatkan Facebook video ads. Dengan menggunakan video ads, Anda dapat menampilkan iklan video kepada audience yang spesifik.

    Jika masih belum yakin untuk beriklan, Anda juga bisa menggunakan organic post untuk membagikan video mengenai brand Anda yang dapat menarik perhatian followers.

    Instagram

    Instagram menawarkan kesempatan yang besar untuk Anda dapat terhubung dengan calon konsumen yang memiliki minat yang relevan dengan bisnis Anda.

    Hal ini didukung oleh survei yang dilakukan oleh Animoto di tahun 2018, yang menemukan bahwa 48% konsumen menyatakan mereka melakukan pembelian produk setelah melihat video mengenai brand produk tersebut di Instagram.

    Youtube

    Seperti yang telah disinggung di atas, YouTube merupakan search engine paling populer di dunia setelah Google. Terdapat 2 miliar pengguna yang melakukan pencarian video di YouTube.

    Dalam rangka memanfaatkan angka tersebut, menghadirkan konten video yang dapat menjawab minat pengguna menjadi cara yang paling ampuh. Anda juga bisa memanfaatkan YouTube ads untuk mencapai target audience yang tepat.

    Video Email Marketing

    Menambahkan konten video dapat membantu meningkatkan efektivitas dari usaha email marketing Anda. Menurut statistik, hanya menambahkan kata “video” saja dalam bagian subjek email dapat meningkatkan open rate email sebesar 19%, dan click-through rate sebesar 65%.

    Beberapa tips lain yang bisa Anda gunakan dalam menjalankan video email marketing antara lain:

    1. Menambahkan gambar thumbnail atau gif yang menarik viewers untuk menonton video.
    2. Tambahkan play button yang mencolok pada gambar thumbnail atau gif tersebut.
    3. Tambahkan penjelasan pada badan email bahwa mereka bisa menekan play button tersebut untuk memulai video.

    Website

    Ada berbagai cara untuk menjalankan online video marketing pada website Anda. Salah satu yang utama adalah dengan menampilkan video yang menjelaskan brand atau bisnis Anda. Video tersebut bisa Anda taruh di bagian homepage, about us, ataupun landing page website Anda.

    Selain itu, Anda juga dapat memproduksi video yang memamerkan produk atau jasa Anda. Membuat video yang membahas produk dapat membantu calon konsumen Anda dalam melakukan pertimbangan pembelian.

    Jenis-Jenis Video Marketing

    Setelah Anda menentukan platform yang tepat, dan sebelum Anda memproduksi video, Anda harus menentukan terlebih dahulu tipe video seperti apa yang akan dibuat.

    Untuk membantu menentukan, berikut penjelasan dari beberapa jenis marketing video yang bisa Anda pilih:

    1. Video Demo

    Video demo menampilkan cara pakai dari produk Anda, entah dalam bentuk video tour mengenai produk, unboxing produk, atas bisa juga product testing.

    2. Brand Video

    Brand video biasanya dibuat sebagai bagian dari suatu kampanye iklan yang lebih besar, yang menampilkan visi, misi, atau produk dan layanan tingkat tinggi perusahaan.

    3. Event Video

    Video yang mempromosikan dan merekap event fisik atau online Anda.

    4. Wawancara Experts

    Menampilkan video wawancara dengan internal experts atau CEO Anda merupakan cara yang cukup efektif untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap brand Anda.

    Atau, Anda juga bisa mengundang influencers di industri bisnis Anda sebagai narasumber diskusi.

    5. Video Instruksional

    Video instruksional dapat digunakan untuk membangun pengetahuan dasar yang audience Anda perlukan untuk lebih memahami bisnis dan solusi yang Anda tawarkan.

    Video jenis ini juga dapat digunakan oleh tim sales dan services Anda saat berkomunikasi dengan pelanggan.

    3 Tahapan Produksi Video

    Produksi video

    Kini saatnya Anda untuk memulai proses produksi video Anda. Proses keseluruhan dalam memproduksi video biasanya membutuhkan waktu dalam hitungan bulan.

    Maka dari itu, pastikan Anda telah merencanakan semuanya dengan baik untuk menghindari memanjangnya waktu produksi video.

    Secara garis besar, tahap produksi marketing video bisa dibagi menjadi tiga tahap.

    1. Pre-Production

    Tahap praproduksi ini pada dasarnya mencakup semua hal mengenai perencanaan video Anda. Tahap pertama bisa dibilang merupakan yang terpenting dibandingkan dengan tahap lainnya karena merupakan dasar dari proses pembuatan dan video yang akan dihasilkan.

    Pada tahap ini, Anda harus sudah menentukan konsep konten video Anda (termasuk skrip dan storyboard) dengan jelas, mengumpulkan masukan kreatif dari semua anggota tim yang relevan, dan mulai menjadwalkan pengambilan gambar.

    2. Production

    Setelah melewati proses praproduksi yang cukup rumit dan melelahkan, maka Anda akan sampai pada tahap produksi. Pada tahap inilah Anda akhirnya melihat rencana yang telah Anda buat selama ini menjadi hidup dalam bentuk video untuk pertama kalinya.

    Meskipun mengasyikkan, masih banyak yang harus dilakukan untuk memastikan proses produksi berjalan dengan optimal untuk menghasilkan video yang memuaskan.

    Untuk itu, Anda wajib untuk memerhatikan komponen-komponen berikut ini dalam proses produksi:

    a. Kualitas Audio dan Visual

    Audio dan visual merupakan dua komponen paling vital pada bentuk video apapun. Oleh karena itu, Anda harus memastikan kedua komponen tersebut telah memenuhi standar pada saat proses produksi berlangsung.

    Selalu lakukan pengecekan alat rekam suara dan kamera yang digunakan.

    b. Lighting

    Pencahayaan yang tepat dapat membuat perbedaan antara produksi yang profesional dan berkualitas tinggi dengan produksi yang amatir dan beranggaran rendah.

    Pencahayaan dapat mengatur keseluruhan tampilan dan nuansa produksi video Anda. Jadi, semua patut perhatikan baik-baik.

    c. Styling

    Gaya fisik, riasan, alat peraga, dan dekorasi set juga turut mengatur keseluruhan tampilan dan nuansa video Anda. Semua itu harus sudah direncanakan sedetail mungkin pada tahap praproduksi.

    Namun, pada tahap ini Anda harus tetap memerhatikan agar semua yang telah direncanakan terimplementasi dengan lancar.

    3. Post-Production

    Tahap pasca produksi sangat berfokus pada proses pengeditan video dan pembuatan grafik, yang berarti Anda akan menyewa editor atau agensi profesional, untuk membantu Anda dalam hal tersebut.

    Namun, bukan berarti Anda bisa lepas tangan sepenuhnya kepada penyedia jasa yang Anda sewa. Sebagai orang yang merencanakan video, Anda juga perlu beberapa aspek dari proses pasca produksi seperti efek visual, efek suara, efek grafis, dan sebagainya.

    Konklusi

    Pesatnya pertumbuhan video marketing menghadirkan peluang unik untuk brand Anda dapat menggapai konsumen yang lebih banyak dengan cara yang lebih efektif.

    Namun, telah banyaknya konten video yang tersedia memunculkan ekspetasi yang tinggi dari audience terhadap konten video yang dihasilkan oleh sebuah brand.

    Perkembangan platform juga menuntut Anda untuk terus memperbaiki kualitas video Anda. Dengan kata lain, besarnya potensi keuntungan yang bisa didapat dari video juga diimbangi dengan besarnya kompetisi di dalamnya.

    Semakin lama Anda menunggu, maka akan semakin sulit untuk Anda mengejar kompetitor Anda.

    Alternatif lain adalah dengan memproduksi video pendek, yang bisa Anda dapatkan hanya dengan menyewa agensi atau freelancer berpengalaman.

    Terlepas apapun pilihan Anda, Meson Digital Marketing Agency bersedia untuk membantu Anda untuk merencanakan strategi video marketing untuk bisnis Anda agar berjalan optimal.

    Ready to Discuss Your Project?

    Search Articles

    Tell Us About Your Project