Perbedaan SEO dan SEM, Mana yang Lebih Baik?

Jordy Gunawan
SEO vs SEM

Daftar Isi:

    Membandingkan Perbedaan antara SEO dan SEM

    Strategi search optimization sering digunakan para pelaku bisnis untuk menjalankan marketing untuk brand mereka.

    Pengoptimalan strategi ini bertujuan untuk menarik perhatian para audiens dan mengarahkan mereka ke situs web atau mengambil tindakan tertentu.

    Strategi search optimization terbagi menjadi dua, yaitu SEO dan SEM. Dua strategi ini memiliki kesamaan dan perbedaan yang wajib diketahui oleh para marketers.

    Apa saja yang perlu diketahui tentang SEM dan SEO? Sebelumnya, Anda harus memahami konsep search marketing secara umum terlebih dahulu. Berikut ini merupakan konsep dasar Search Marketing beserta perbedaan antara SEO dan SEM.

    Apa itu Search Marketing?

    Search marketing berkaitan dengan taktik atau rencana yang bertujuan untuk membantu suatu brand menarik perhatian audiens dengan muncul di halaman hasil pencarian search engine seperti Google.

    Cara menjalankan search marketing adalah dengan meningkatkan visibilitas pencarian dan membuat brand tersebut berada di peringkat teratas mesin pencari (search engine results pages disingkat SERPs).

    Ketika visibilitas meningkat, para audiens akan diarahkan menuju situs web dari brand tersebut.

    Search marketing

    Search marketing terbagi menjadi dua kategori, yaitu SEO dan SEM. SEO fokus pada strategi organik agar muncul di mesin pencari. Sebaliknya, SEM menggunakan strategi berbayar agar tampil dalam hasil pencarian.

    Apa itu SEM?

    Komponen-komponen SEM

    Search engine marketing (SEM) merupakan bagian dari search marketing yang memfokuskan pada penggunaan taktik berbayar untuk mendapatkan visibility rank teratas di mesin pencari.

    Penggunaan strategi SEM berbayar meliputi berbagai aktivitas dan tahap, seperti melakukan pengaturan, optimasi iklan, serta menyiapkan anggaran untuk pembayaran penempatan iklan.

    Apa itu SEO?

    Komponen-komponen SEO

    Search engine optimization atau SEO adalah bagian dari praktik search marketing yang memfokuskan pada optimasi situs web. Tujuannya agar situs web tersebut memperoleh ranking hasil pencarian teratas di mesin pencari.

    Penggunaan strategi SEO lebih fokus untuk mendatangkan traffic menuju website atau meningkatkan ranking pencarian secara organik atau tanpa berbayar.

    Praktik SEO memiliki komponen yang dibagi menjadi tiga kategori, yaitu SEO On Page, SEO teknis (technical SEO), dan SEO Off Page.

    • SEO On Page mengoptimasi setiap laman website untuk menargetkan kata kunci yang lebih spesifik agar muncul di mesin pencari.
    • SEO Teknis mengoptimasi unsur-unsur di luar konten website dan website secara keseluruhan untuk memperbaiki fondasi dan struktur website seperti kecepatan website dan lainnya.
    • SEO Off Page membangun reputasi dan authority website dengan cara mendapatkan backlink, ulasan, atau mention dari website yang lebih berkualitas.

    SEO vs. SEM

    Berikut ini adalah penjelasan tentang persamaan dan perbedaan SEO dan SEM.

    Kesamaan antara SEO dan SEM:

    1. Membantu brand muncul di hasil pencarian

    SEO dan SEM memiliki tujuan yang sama, yaitu membantu suatu website agar dapat muncul di peringkat atas di mesin pencari.

    Ketika keyword yang berhubungan dengan industri, bisnis, atau tawaran terhadap brand tersebut dimasukkan ke dalam kolom pencarian, diharapkan website brand akan muncul.

    2. Digunakan untuk meningkatkan traffic menuju website

    Kesamaan antara SEO dan SEM selanjutnya adalah tujuannya untuk mendapatkan online visiblity dalam hasil pencarian lewat search engine.

    Traffic tercipta ketika audiens masuk ke dalam website brand yang mereka temukan di halaman hasil pencarian.

    3. Membutuhkan pemahaman akan audience

    Ketika menggunakan kedua strategi SEM dan SEO, Anda harus memiliki pemahaman mendalam mengenai audiens ideal Anda, termasuk juga mengenai perilaku mereka ketika menggunakan Google.

    Gunakan buyer persona dan segmentasi psikografis untuk mengenal kebutuhan dan apa yang audiens cari.

    4. Berbasis pada riset keyword

    Baik SEM ataupun SEO sama-sama berbasis pada riset keyword. Jadi, ketika pengguna menggunakan kata kunci tertentu terhadap brand, maka mesin pencari akan mengarahkan pada situs web yang sesuai dengan kata kunci tersebut.

    Untuk melakukan riset keyword, Meson menyarankan untuk menggunakan beberapa tools untuk riset keyword untuk mempermudah Anda!

    Perbedaan antara SEO dan SEM:

    1. Penempatan pada hasil pencarian

    Search engine results page SERP

    Perbedaan SEM dan SEO yang pertama terletak pada penempatan pada hasil pencarian. SEM dengan taktik berbayar akan dianggap sebagai iklan. Sedangkan hasil pencarian menggunakan teknik SEO muncul sebagai hasil pencarian organik.

    Pada gambar di atas, kotak berwarna biru merupakan hasil dari SEM, sedangkan kotak warna hijau merupakan hasil dari SEO.

    2. Penampilan pada hasil pencarian

    Penampilan pada hasil pencarian antara SEO dan SEM juga berbeda. Hasil pencarian SEM meliputi komponen ekstensi iklan, yaitu links, nomor telepon, dan keterangan lainnya.

    Sebaliknya, hasil SEO memiliki kesempatan muncul dengan featured snippets dalam pencarian. Berikut adalah contoh hasil featured snippets salah satu blog kami.

    Featured snippet Meson Digital

    3. Budget

    SEM membutuhkan budget karena menggunakan sistem PPC (Pay per Click). Setiap pengguna meng-click website brand yang muncul di SERP, dan Anda akan dikenakan biaya.

    Sebaliknya, SEO tidak membutuhkan budget karena hasil pencariannya bersifat organik dengan catatan website Anda sudah memiliki posisi tinggi dalam keyword tertentu.

    Budget yang dibutuhkan untuk menjalankan SEO adalah relatif. Anda bisa juga memulai SEO tanpa budget (uang) jika Anda mengerti cara melakukannya, namun SEO membutuhkan tenaga ahli dan waktu yang tidak sedikit.

    4. Audience targeting

    Melalui SEM Anda bisa menentukan target audience yang ingin dijangkau, dengan pengaturan dan filter tertentu. Sebaliknya, Anda tidak bisa memilih siapa yang melihat website brand di mesin pencari melalui strategi SEO.

    5. Proses dan Hasil

    Saat Anda mulai mengampanyekan brand Anda menggunakan SEM, iklan akan langsung muncul di hasil pencarian.

    Sebaliknya, SEO membutuhkan waktu yang panjang agar brand bisa mendapatkan ranking yang tinggi di mesin pencari.

    Pada umumnya, SEO akan mulai menghasilkan dalam waktu 6-12 bulan, tergantung kerumitan keyword dan keahlian Anda dalam melakukannya.

    SEO atau SEM: Mana yang Harus dipilih?

    Masih bingung mana yang harus dipilih antara SEO atau SEM? Berikut ini merupakan dasar pertimbangan untuk memutuskan taktik marketing yang sesuai untuk bisnis Anda.

    Fokus pada SEO ketika:

    1. Anda memiliki budget yang terbatas

    Jika bisnis Anda masih pada tahap awal dengan budget marketing yang terbatas, baiknya Anda fokus pada SEO terlebih dahulu.

    Memang ROI dari SEO yang Anda jalankan tidak akan terlihat dalam hitungan waktu dekat, tetapi hal itu akan lebih masuk akal ketimbang harus menghabiskan budget marketing Anda untuk PPC yang iklannya hanya berjalan dalam hitungan minggu bahkan hari.

    2. Anda ingin membangun brand awareness

    Membangun sebuah brand membutuhkan waktu yang tidak singkat. Namun ketika brand Anda sudah dikenal dan dipercaya banyak orang, bisnis Anda tidak mudah terdisrupsi oleh kompetitor.

    Selain itu, customer juga akan dengan mudahnya mengenal perbedaan brand Anda dengan brand lain. SEO merupakan salah satu cara membangun brand awareness secara digital yang sangat efektif.

    3. Anda bisa mendapatkan rank pada informational keywords

    Informational keywords adalah kata kunci seperti “apa itu X” atau “bagaimana cara Y”.

    Meskipun conversion rate keyword jenis ini tidak menjanjikan, namun biasanya informational keywords memiliki search volume yang besar, sehingga bisa mendatangkan traffic yang besar pula menuju website Anda.

    Hal tersebut akan sangat bermanfaat untuk membantu meningkatkan brand awareness.

    Fokus pada SEM ketika:

    1. Anda memiliki budget beriklan yang memadai

    Satu hal yang menjadi kelebihan sistem PPC adalah Anda bisa menentukan budjet beriklan secara rinci di awal. Sehingga, Anda tidak mungkin untuk mengeluarkan biaya lebih dari budget yang telah ditentukan.

    Namun, akan sangat mudah untuk menghabiskan budget iklan dengan skema tersebut. Terlebih jika Anda masih pemula dalam hal menjalankan search advertising.

    Dengan kata lain, untuk menjalankan startegi SEM, sebaiknya sediakan budget reguler bulanan yang bisa digunakan untuk mencoba menemukan kombinasi dari keyword targeting, ad copy, landing page dan bid yang paling tepat untuk mencapai tujuan marketing Anda.

    2. Anda memiliki kapasitas untuk mengelola ad account

    Memang jika berdasar pada penjelasan di atas, menjalankan strategi PPC terlihat mudah. Yang dibutuhkan hanyalah bid keyword yang dikehendaki, membuat copy, lalu mendapatkan traffic.

    Namun pada praktiknya, mengelola akun PPC ads membutuhkan keahlian tertentu dan dedikasi. Anda harus paham betul mengenai kiat-kiat menerapkan keyword targeting, iklan, Quality Score, ROI, conversion rate, dan masih banyak lagi.

    Semua data tersebut nantinya harus Anda gunakan untuk menentukan iklan seperti apa yang paling menghasilkan. Menjalankan SEM membutuhkan pengalaman dan skill teknis yang cukup rumit jika Anda ingin berhasil.

    3. Anda ingin mendapat hasil dalam waktu cepat

    SEM menjadi pilihan utama jika Anda ingin melihat hasil dalam waktu singkat. Ketika selesai melakukan settingan, iklan dapat langsung tampil. Berbeda dengan SEO yang membutuhkan waktu cukup lama untuk mencapai peringkat atas di Google.

    Fokus pada SEO dan SEM Bersamaan ketika:

    Kedua strategi search marketing ini, SEO dan SEM, sebetulnya saling melengkapi.

    SEO sangat membantu Anda dalam mengokohkan kehadiran brand Anda secara online di mesin pencari, sedangkan SEM berguna untuk membantu website Anda muncul dengan kata kunci pencarian yang tingkat kompetisinya tinggi.

    Namun, menjalankan keduanya secara bersamaan membutuhkan sumber daya yang tidak sedikit. Akan sangat sulit untuk mengelola keduanya sendirian. Dan tentunya, budget marketing Anda akan terbagi dua, sehingga dibutuhkan biaya yang lebih besar.

    Berdasarkan alasan tersebut, akan sangat baik jika Anda menjalankan kedua strategi ini ketika Anda memiliki sumber daya yang cukup.

    Jangan sampai niat Anda untuk mendapatkan hasil optimal malah berakibat buruk akibat kewalahan dalam mengurus rumitnya campaign yang Anda jalankan.

    Konklusi

    Inilah penjelasan tentang perbedaan SEO dan SEM serta tips memilihnya. Baik SEO ataupun SEM memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun, keduanya cukup efektif dalam mengarahkan para audiens ke situs web.

    Hubungi kami jika Anda membutuhkan jasa digital marketing, termasuk jasa SEM dan SEO. Meson Digital Marketing Agency siap membantu dalam menjalankan campaign digital marketing Anda.

    Ready to Discuss Your Project?

    Tell Us About Your Project

      Open chat