Cara Riset Keyword Menggunakan Google Keyword Planner 

Marchyandi Rayi
Keyword

Daftar Isi:

    Google Keyword Planner untuk Riset Keyword SEO

    Melakukan riset keyword dan memahami perilaku pencarian user merupakan langkah awal dalam upaya meningkatkan traffic website lewat Google.

    Untungnya, Google menyediakan tool riset keyword yang bisa Anda gunakan secara gratis, yaitu Google Keyword Planner.

    Pada artikel ini, kami akan memberikan informasi mengenai cara lengkap penggunaan Google Keyword Planner untuk melakukan riset keyword mulai dari awal sampai akhir.

    Tahapan Menggunakan Google Keyword Planner untuk Riset Keyword

    Ikuti beberapa tahapan di bawah ini untuk memulai melakukan riset keyword untuk kebutuhan SEO dengan menggunakan Google Keyword Planner.

    1. Mendapatkan Akses Gratis ke Google Keyword Planner

    Google Keyword Planner merupakan tool riset keyword yang bisa bebas Anda gunakan secara gratis. Namun untuk dapat mengaksesnya, Anda perlu memiliki akun Google Ads terlebih dahulu.

    Jika Anda belum memiliki akun Google Ads, Anda dapat membuatnya dengan mudah hanya dalam hitungan menit.

    Setelah memiliki akun Google Ads, log in menggunakan akun Anda dan klik ikon TOOLS pada toolbar bagian atas, lalu pilih Keyword Planner.

    Keyword planner

    Setelah itu Anda akan mendapatkan dua opsi: “Discover New Keywords” dan “Get search volume and forecast”.

    Discover or get search volume

    Kedua opsi tersebut sangat berguna untuk melakukan riset keyword untuk tujuan SEO. Anda bisa memilih salah satu sesuai dengan kebutuhan riset Anda.

    2. Memilih Tool

    Seperti yang telah disinggung sebelumnya, Google Keyword Planner memiliki dua fitur dengan kegunaan yang berbeda.

    1. Discover New Keywords

    Discover new keywords

    Seperti namanya, fitur ini berguna untuk menemukan keyword baru. Untuk menggunakan fitur ini, Anda hanya perlu memasukkan kata kunci ataupun URL yang berhubungan dengan bisnis Anda.

    Setelah memasukkan kata kunci, Google akan menampilkan berbagai ide kata kunci baru beserta rerata volume pencarian bulanan, tingkat kompetisi, dan metrik-metrik lainnya.

    2. Get Search Volume and Forecast

    Get search volume and forecasts

    Tool ini digunakan ketika Anda telah memiliki list keyword yang ingin Anda gunakan pada konten maupun website Anda.

    Google kemudian akan menampilkan data-data terkait keyword yang Anda masukkan tanpa menyertakan keyword suggestions seperti pada fitur Discover New Keywords.

    3. Melakukan Filtering dan Memilih Keyword

    Langkah selanjutnya adalah melakukan filtering dan membuat list keyword yang paling cocok dan penting untuk Anda gunakan.

    Setelah memilih tool dan memasukkan kata kunci atau URL, Anda akan ditampilkan Keywords Results Page seperti di bawah ini.

    Filtering keywords

    Pada bagian atas halaman, Anda akan menemukan opsi lokasi, bahasa, search network, serta periode waktu yang bisa Anda gunakan untuk melakukan filtering sehingga memunculkan hasil kata kunci yang Anda butuhkan.

    4. Menganalisis dan Memilih Keyword

    Setelah melakukan filtering, maka Google akan menampilkan ratusan bahkan ribuan keywords dari input yang telah Anda masukkan. Tentu tidak semua keyword tersebut akan berguna atau relevan dengan website Anda.

    Maka dari itu, perlu dilakukan analisa lebih lanjut untuk memilih keyword mana saja yang sebaiknya Anda gunakan untuk mengembangkan konten di website Anda.

    Untuk melakukan analisa, fokus lah pada kolom ‘Keyword (by relevance)’, ‘Avg. monthly searches’, dan ‘Competition’ untuk memilah keyword yang akan Anda gunakan.

    Pastikan kata kunci yang Anda pilih relevan, memiliki volume pencarian, dan memiliki tingkat kompetisi yang rendah sampai moderat.

    5. Bonus: Mendapatkan Data Volume Pencarian yang Akurat

    Google Keyword Planner hanya akan menampilkan data volume pencarian kata kunci dalam bentuk kisaran saja jika Anda tidak memiliki atau menjalankan campaign iklan Google.

    Namun, ada trik yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan data volume pencarian yang spesifik tanpa harus menjalan iklan terlebih dahulu!

    Pertama-tama, tentukan keyword mana yang ingin Anda gunakan dari keyword suggestions yang ditampilkan oleh Google.

    Lalu klik ‘add keyword to create plan‘:

    Add keyword to create plan

    Selanjutnya, pada sidebar sebelah kiri, klik ‘Forecast’:

    Forecast

    Google kemudian akan menampilkan data pencarian dari keyword tersebut lebih spesifik seperti contoh di bawah ini.

    Data pencarian keyword

    Konklusi

    Google Keyword Planner adalah salah satu tool riset keyword paling baik yang bisa Anda gunakan untuk mencari ide kata kunci untuk konten blog maupun website.

    Menerapkan beberapa langkah di atas dapat membantu Anda untuk memanfaatkan tool ini dengan baik tanpa harus mengeluarkan biaya sepeserpun.

    Namun jika Anda membutuhkan solusi SEO yang lebih komprehensif, Anda dapat menghubungi Meson Digital Agency.

    Meson adalah digital marketing agency di Jakarta yang telah berpengalaman menangani proyek SEO untuk brand di berbagai industri.

    Meson dapat membantu Anda untuk merancang dan menjalankan strategi SEO yang efektif lewat jasa search marketing kami.

    Ready to Discuss Your Project?

    Tell Us About Your Project

      Open chat