Sales Funnel: Pengertian dan Cara Implementasi

Syah Rezi Tungga Dewi
sales funnel

Daftar Isi:

    Jika Anda sedang berkecimpung di dunia digital marketing, maka istilah sales funnel pasti tidak asing bagi Anda. Strategi sales funnel yang efektif dapat menentukan seberapa besar tingkat keberhasilan dari bisnis. Penasaran lebih lengkap apa itu sales funnel? Simak ulasannya di bawah ini!

    Pengertian Sales Funnel

    Sederhananya, sales funnel adalah cara konsumen potensial untuk melakukan transaksi. Dengan mempelajari sales funnel, Anda dapat memahami lebih cermat bagaimana pola kegiatan konsumen potensial serta mengetahui titik mana yang lebih penting untuk diberikan investasi, effort, atau perhatian lebih. Sehingga konsumen potensial lebih banyak melakukan pembelian dan bisnis Anda pun semakin berkembang.

    Mengapa Sales Funnel Penting untuk Bisnis?

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, tujuan sales funnel adalah memetakan strategi bisnis. Jika diuraikan lebih jauh, inilah beberapa alasan kenapa sales funnel penting untuk bisnis: 

    1. Menarik Pelanggan Potensial

    Salah satu tujuan sales funnel adalah menarik pelanggan potensial. Dari berbagai strategi yang Anda lakukan pada setiap tahapan saluran penjualan dapat menarik  baik itu konsumen yang sebelumnya sudah melakukan transaksi sampai pelanggan potensial yang belum pernah membeli produk Anda. 

    2. Memonitor Proses Bisnis

    Saluran penjualan juga memudahkan Anda untuk meninjau setiap proses bisnis yang ada. Jika Anda menemukan salah satu  tahapan dirasa kurang optimal, yang harus Anda lakukan adalah melakukan penyesuaian strategi. Sehingga optimasi bisnis pun jauh lebih efektif dan efisien.

    3. Acuan untuk Penyusunan Strategi 

    Memang, ada banyak masyarakat di luar sana. Namun sebaiknya Anda hanya fokus pada target tertentu saja agar Anda lebih mudah untuk menjual dan memberikan pelayanan pasca jual kepada konsumen. Adanya sales funnel akan membantu Anda untuk menyusun strategi penjualan ke segmen khusus, baik itu melalui penetapan diskon atau cara untuk meningkatkan brand awareness.

    Proses Sales Funnel

    Proses sebuah saluran penjualan bisa sangat beragam. Sebab, proses tersebut pasti akan berpengaruh dengan latar belakang bisnis yang bersangkutan. Namun, proses sales funnel secara umum berjalan seperti ini: 

    1. Awareness

    Di tahap awareness, seseorang akan mengenali produk atau brand perusahaan Anda melalui berbagai cara. Contohnya melalui iklan atau word of mouth, sampai melalui email marketing. Di tahap ini pula, audiens yang awalnya tidak mengetahui produk yang dijual jadi mengenal produk atau brand yang Anda tawarkan. 

    2. Interest

    Tahapan berikutnya adalah sesi di mana calon konsumen potensial akan menaruh minat (interest) untuk produk Anda. Audiens telah mengetahui nilai dari produk atau jasa yang Anda sajikan. Untuk menggugah minat dari calon konsumen, Anda perlu memberikan konten informatif atau edukatif yang menarik dan persuasif. 

    Di sisi lain, Anda tidak disarankan untuk membuat konten untuk membuat persuasif terlalu berlebihan. Konten yang terlalu berorientasi kepada penjualan justru membuat audiens tidak tertarik dengan produk Anda dan pada akhirnya malah tidak tertarik dengan produk Anda. 

    3. Decision

    Di tahap decision, calon pembeli sedang menimbang-nimbang keputusannya sebelum melakukan transaksi. Calon pembeli akan mempertimbangkan berbagai macam faktor, mulai dari harga, kemasan, sampai pilihan produk lainnya. 

    Maka dari itulah Anda perlu memberikan penawaran menarik yang cenderung mempengaruhi keputusan audiens. Penawaran tersebut dapat berupa potongan harga dan bonus produk tambahan. Dengan begitu, audiens cenderung memilih produk Anda dibandingkan yang lain. 

    4. Action

    Dan pada tahap yang terakhir, audiens akan memutuskan untuk membeli produk atau jasa setelah mempertimbangkan faktor-faktor dan value dari produk itu sendiri. Walau menjadi tahap paling akhir, Anda sebagai pebisnis bukan berarti berhenti sampai di sini saja.

    Anda pun perlu melakukan strategi guna mempertahankan konsumen tetap melakukan transaksi di kemudian hari. Cara yang bisa dilakukan sangat beragam, seperti mengucapkan ucapan terima kasih setelah konsumen melakukan pembelian, meminta feedback, membuat program layanan purna jual, sampai memberikan reward menarik untuk pembelian kedua. 

    Contoh Sales Funnel yang Berhasil

    Sebagai salah satu platform layanan streaming yang memiliki banyak subscriber, Netflix adalah salah satu contoh perusahaan yang berhasil membentuk sales funnel dengan baik. Statistika mengungkapkan bahwa pada kuartal tahun 2022 Netflix mempunyai 220,67 juta pelanggan dari seluruh dunia. 

    Walau sudah banyak berbagai platform streaming bermunculan, Netflix tetap menjadi salah satu platform berbayar yang diminati banyak orang.  Sales funnel Netflix dapat dikatakan berhasil karena memberikan opsi pembayaran yang beragam mengikuti regulasi di negara setempat. Contohnya di Indonesia, Netflix memberikan opsi pembayaran melalui Gopay, kartu kredit, paypal. 

    Selain itu, Netflix juga memberikan konten yang menarik dan relevan tergantung di mana audiensnya berada. Hal ini juga yang membuat Netflix mudah dikenali dan memiliki awareness yang cukup tinggi. Tak hanya itu, serial dan film pilihan yang ada di Netflix juga sangat beragam dan tidak bisa ditemukan di platform streaming lain. 

    Bagaimana Cara Menerapkan Sales Funnel?

    Walau proses dari sales funnel sangat beragam, pada dasarnya menerapkan sales funnel bisa dilakukan melalui beberapa cara di bawah ini: 

    1. Identifikasi Target 

    Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah mengidentifikasi target calon pelanggan dan bagaimana cara mereka dapat menemukan produk Anda. Identifikasi target di awal bisa berpengaruh dengan strategi yang berikutnya akan dirancang. Misalkan, jika target produk Anda adalah business-to-business, maka optimasi melalui media sosial kurang tepat. Anda perlu melakukan optimasi melalui LinkedIn.  

    2. Kumpulkan Data Konsumen 

    Membentuk suatu strategi tidak akan lengkap jika dilakukan tanpa basis data yang mumpuni dan valid. Dari data-data ini, Anda dapat dengan mudah mengenali siapa konsumen Anda. Tak hanya itu, adanya kumpulan data dari para konsumen ini juga bisa Anda gunakan untuk membentuk unique sales proposition. 

    Anda bisa mendapatkan data konsumen dari berbagai sumber, di antaranya menggunakan data dari pihak ketiga atau menggunakan landing page. Ketika Anda menggunakan landing page, Anda dapat memberikan reward kepada audiens berupa e-book atau voucher potongan harga. 

    3. Optimalkan Digital Marketing 

    Ketika membicarakan sales funnel, maka aspek digital marketing pun tidak boleh ketinggalan. Optimalisasi digital marketing mengambil peranan besar pada penerapan sales funnel. Cara optimasi digital marketing beragam, salah satunya dengan cara membuat konten yang relevan pada media sosial. 

    Buatlah konten pada media sosial seperti Instagram yang sesuai dengan target audiens. Contohnya, Anda bisa membuat konten menggunakan gaya bahasa yang santai dan tema yang relate dengan kehidupan sehari-hari jika audiens yang Anda incar adalah anak muda. 

    Tak lupa, Anda juga dapat mengimplementasikan Search Engine Optimization (SEO)  untuk memudahkan audiens menemukan produk Anda. Dengan menerapkan SEO yang tepat, website Anda akan muncul di halaman awal search engine saat audiens mencari produk atau layanan yang Anda sediakan. 

    Namun, menerapkan strategi SEO tidak bisa dilakukan tanpa strategi khusus. Anda perlu melakukan berbagai macam pertimbangan seperti keyword research dan penulisan artikel SEO friendly. Meson Digital Agency siap membantu perencanaan SEO di perusahaan Anda dengan dukungan tim yang handal di bidangnya. 

    4. Rancang Strategi Penjualan yang Efektif  

    Tak hanya pengoptimalan dari aspek media sosial, Anda pun juga perlu merancang strategi penjualan yang efektif. Sebab, bagaimana pun juga produk yang Anda jual adalah salah satu poin dari suksesnya penerapan sales funnel. Penerapan strategi penjualan ini akan berpengaruh terhadap decision calon pelanggan. 

    5. Bentuk Layanan Purna Jual (After Sales Service)

    Karena proses sales funnel tidak berakhir sampai pembelian saja, Anda perlu melakukan pelayanan purna jual yang efektif. Membangun layanan purna jual dapat meningkatkan loyalitas dari konsumen yang pada akhirnya akan menarik konsumen untuk melakukan pembelian kembali di kemudian hari serta merekomendasikan produk atau jasa layanan Anda kepada kolega terdekat. 

    Konklusi

    Sales funnel adalah salah satu strategi penting yang perlu diterapkan agar penjualan bisnis Anda tetap optimal. Strategi digital marketing yang baik dan tepat dapat membantu Anda dalam mengoptimalkan sales funnel bisnis Anda. Meson Digital Agency dapat mempersiapkan serta mengimplementasikan strategi digital marketing sesuai jenis industri bisnis Anda. 

    Ready to Discuss Your Project?

    Search Articles

    Tell Us About Your Project