Struktur Navigasi Website: Penjelasan, Jenis, Tips Membuatnya

Jordy Gunawan
Struktur navigasi website

Daftar Isi:

    Struktur Navigasi Website

    Struktur navigasi website merupakan bagian penting dari sebuah website agar lebih ramah pengguna dan SEO friendly.

    Sebuah survei menunjukkan, hanya 50% pengguna yang akhirnya berhasil menemukan letak halaman yang relevan atau mereka inginkan dengan bedasar pada struktur navigasi website yang umum.

    Jika setengah dari pengunjung website Anda tidak bisa menemukan halaman yang mereka cari, maka tentu hal tersebut menjadi permasalahan UX (User Experience) yang cukup serius.

    Maka dari itu, terdapat beberapa langkah efektif yang harus diperhatikan dalam merancang struktur navigasi sebuah website. Tertarik untuk menguliknya lebih dalam? Yuk, simak ulasan berikut ini.

    Apa itu Navigasi Website?

    Secara garis besar, navigasi dalam konteks ini mengacu pada proses menavigasi halaman, aplikasi, dan website di internet. Teknologi yang ada di baliknya disebut hypertext dan hyperlink.

    Hypertext merupakan teks yang menggunakan hyperlink untuk menghubungkan sebuah website dengan halaman lain di internet. Sedangkan hyperlink adalah tautan yang akan mengarahkan Anda pada URL.

    URL tersebut akan menunjukkan lokasi laman mana yang harus diakses browser dari server, lalu mengunduh dan me-render data sehingga pengguna internet dapat melihatnya.

    Istilah lain yang juga harus Anda kenal adalah internal link dan external link. Internal link mengarahkan pengguna ke halaman yang berbeda di dalam domain yang sama.

    Sedangkan external link mengarahkan ke halaman berbeda dari domain yang berbeda, serta laman web dan server yang terpisah.

    Navigasi website menggunakan internal link untuk memudahkan pengguna menemukan halaman yang mereka cari. Lalu apa yang dimaksud dengan struktur navigasi website?

    Apa itu Struktur Navigasi Website?

    Struktur navigasi website menjelaskan bagaimana berbagai halaman di situs Anda diatur dan dihubungkan satu sama lain. Sebelum membuat website, para web designer dan SEO membuat rancangan struktur website yang disebut wireframe.

    Struktur navigasi website dapat mengatur halaman mana yang harus di klik terlebih dulu oleh pengguna, lalu ke halaman mana yang dituju selanjutnya. Struktur navigasi website yang bagus adalah struktur yang ramah terhadap pengguna dan tidak membingungkan.

    Navigation structure example
    Contoh struktur navigasi website

    Macam-Macam Struktur Navigasi Website

    1. Struktur Navigasi Global

    Struktur navigasi global adalah struktur navigasi website yang menu dan tautannya dibuat seragam dan mirip di semua halaman situs.

    Tipe navigasi ini sangat populer dan banyak digunakan oleh banyak website. Desain ini juga cukup simple sehingga memudahkan pengguna mendapatkan informasi tentang produk, kontak, atau informasi lainnya.

    Meson Digital website structure

    Contoh struktur navigasi global bisa diambil dari website Meson Digital, yang header navigation menu nya akan sama pada setiap page di dalamnya. Menu tersebut mengarahkan visitors kepada page paling penting dalam website.

    2. Struktur Navigasi Hirarki

    Tipe navigasi hirarki merupakan jenis struktur navigasi website yang sering digunakan oleh situs berita. Jenis struktur ini membuat menu yang berbeda di setiap halaman website.

    Jadi ketika pengguna melakukan klik di sebuah menu maka ia akan diarahkan ke subkategorinya. Ketika dia pindah ke kategori yang lain, maka tampilannya berbeda dengan kategori sebelumnya.

    New York Times website structure

    Contoh struktur navigasi hirarki bisa dilihat pada website The New York Times. Pada website ini, header menu pada laman utama berisi kompulan kategori topik dari berita.

    New York Times website structure

    Konten pada header menu akan berubah jika kita masuk pada halaman kategori di halaman utama.

    3. Struktur Navigasi Lokal

    Struktur navigasi lokal berbeda dengan navigasi hirarki maupun global. Jenis struktur navigasi ini lebih didominasi tautan internal. Struktur navigasi lokal sering digunakan untuk situs majalah.

    Pengguna akan dibawa ke halaman situs yang lebih dalam atau lebih detil ketika memilih menu di halaman utama.

    Internal links

    Tips Membuat dan Memperbaiki Struktur Navigasi Website

    1. Rencanakan dengan Matang

    Untuk menyusun struktur  website yang ramah pengguna, Anda perlu merencanakan strukturnya dengan matang. Buatlah wireframe secermat mungkin, baik secara manual di kertas maupun menggunakan beragam tools wireframe.

    2. Ketahui Standar Penggunaan dan Penempatan Elemen

    Salah satu hal penting yang perlu Anda pahami bahwa navigasi website lebih mengutamakan kemudahan pengguna daripada kebebasan kreativitas.

    Jangan sampai keinginan Anda untuk menumpahkan kreativitas malah akan membuat penggunaan situs terkesan rumit.

    Gunakan tanda yang standar dan familiar agar pengguna lebih mudah mengeksplorasi situs Anda, misalnya tanda garis tiga bertumpuk, atau titik tiga berjajar horizontal yang menunjukkan menu yang dapat diperluas.

    3. Gunakan Bahasa yang Digunakan oleh User

    Gunakan bahasa yang sering digunakan atau  familiar bagi pengunjung situs Anda. Hal ini juga berkaitan erat dengan On Page Search Engine Optimation (SEO) yang menggunakan kata kunci tertentu pada website Anda agar website mudah ditemukan pada hasil pencarian di search engine.

    4. Gunakan Menu Responsif

    Gunakan menu yang responsif agar pengguna Anda tidak kabur. Di zaman serba digital saat ini, situs dan menu yang kurang responsif akan mudah ditinggalkan oleh pengguna karena mereka sudah terbiasa dengan segala hal yang mudah, cepat, dan instan.

    5. Pemisahan Menu Navigasi dengan Elemen Lain

    Gunakan white space, warna, atau ukuran dan jenis font yang berbeda untuk membedakan menu dengan konten utama dan sidebar.

    6. Buat Struktur yang Melebar

    Jika Anda ingin membuat pelanggan menjangkau dan mengeksplorasi situs Anda dengan mudah, buat struktur navigasi website sedatar mungkin. Buat halaman sesederhana mungkin dan tautkan subkategori yang relevan

    7. Hindari Dropdown Menu

    Menu dropdown bisa jadi tidak berguna di sebagian besar website. Memiliki terlalu banyak tautan di menu utama juga akan membingungkan pengguna. Sebaiknya Anda menggunakan struktur website hirarki atau lokal sebagai pengganti menu drop down.

    Konklusi

    Struktur navigasi website yang ramah pengguna dapat membuat audience betah berada di situs Anda dan juga memudahkan mereka menemukan apa yang mereka cari. Untuk mewujudkan hal ini, Anda perlu menyusun struktur navigasi website yang bagus.

    Ingin berkonsultasi lebih jauh tentang hal ini atau seluk beluk tentang website? Anda bisa menghubungi Meson Digital Marketing Agency yang telah berpengalaman dalam jasa pembuatan website yang SEO friendly.

    Ready to Discuss Your Project?

    Tell Us About Your Project

      Open chat