Mengenal KOL dan Perbedaannya dengan Influencer

Syah Rezi Tungga Dewi
key opinion leader

Daftar Isi:

    Tahukah jika masyarakat Indonesia menghabiskan waktu hampir 8 jam 56 menit untuk mengakses internet dalam sehari? Hal ini tentu akan berdampak kepada pengaruh dan keputusan pembelian dari para masyarakat. Oleh karenanya, banyak campaign digital marketing yang menggunakan jasa Key Opinion Leader (KOL) untuk mendukung perkembangan bisnis. 

    Artikel ini akan membahas tentang apa itu KOL dan mengapa KOL bisa sangat berguna bagi usaha Anda. 

    Apa itu KOL? 

    Key Opinion Leader adalah seseorang yang dapat menggiring opini seseorang untuk melakukan pembelian atau transaksi. Seorang KOL mempunyai keahlian spesifik yang membuat opini mereka valid. Sebab, opini yang dikeluarkan oleh seorang KOL didasari oleh fakta dan bukti yang kuat berdasarkan spesialisasi masing-masing. 

    Menurut hasil survei dari Nielsen, 92% masyarakat lebih memercayai rekomendasi yang diberikan dari keluarga atau kerabat dibandingkan dengan iklan. Hal ini pula yang memperkuat keberadaan KOL sebagai bagian dari social media marketing

    Key Opinion Leader VS Influencer

    Key Opinion Leader

    Anda pasti tak asing dengan istilah influencer. Memang, perbandingan di antara KOL dan influencer sangatlah tipis. Namun, pada dasarnya baik KOL dan influencer mempunyai pengertian yang berbeda. Apa saja perbedaanya?

    Kredibilitas 

    KOL memiliki pekerjaan yang ditekuni secara profesional di kehidupannya, inilah yang menjadikan opini dari KOL dipercaya oleh para audiens. Hal tersebut membuat kredibilitas seorang KOL ditentukan dari pekerjaan di suatu bidang. Berbeda dengan influencer, kredibilitasnya ditentukan oleh pengikut yang menyukai persona si influencer di media online. 

    Ruang Lingkup Pekerjaan

    Seorang KOL biasanya berprofesi sebagai seorang profesional di bidang tertentu, di mana profesinya memang digeluti sebagai pekerjaan sehari-hari. Sedangkan influencer memang membangun citra diri dari internet sebagai orang terkenal, namun belum tentu menggeluti profesi khusus sebelumnya. Waktu yang dihabiskan influencer di internet pun juga lebih banyak dibandingkan KOL. 

    Aktivitas di Media Sosial

    Selain ruang lingkup pekerjaan, aktivitas seorang KOL juga agak berbeda dengan influencer. Seorang influencer biasanya memposting berbagai macam konten ke media sosial dengan intensitas yang sangat sering, mengingat tujuan mereka memang membangun image yang sudah ditentukan. Seorang KOL sebenarnya juga sering memposting konten di media sosial, hanya saja tidak sebanyak influencer pada umumnya. 

    Mengapa Key Opinion Leader Dibutuhkan? 

    Key Opinion Leader

    Sudah banyak brand menggunakan jasa KOL dengan berbagai alasan. Inilah beberapa alasan mengapa brand Anda membutuhkan KOL:  

    Meningkatkan Kredibilitas Brand

    KOL yang andal melakukan review atau ulasan suatu produk berdasarkan kemampuan dan pengalaman selama menjadi profesional dibidangnya. Kemudian, hal ini akan meningkatkan awareness serta membentuk impresi yang baik dari para audiens. Sehingga kredibilitas brand pun juga akan meningkat. 

    Menaikkan Engagement

    Selain meningkatkan kredibilitas brand, menggunakan jasa KOL secara tidak langsung juga dapat menaikkan engagement akun media sosial brand. Postingan konten dari KOL terkait brand Anda memiliki potensi lebih besar untuk dilihat oleh banyak orang, yang kemudian mereka akan memutuskan untuk mengikuti akun media sosial Anda untuk mendapatkan informasi terkini dari brand tersebut. 

    Bahkan, kehadiran KOL juga dapat meningkatkan interaksi antara brand dengan audiens. Sebab audiens lebih mudah mengenali dan akhirnya sering mengomentari atau membagikan postingan dari brand.   

    Mendongkrak Penjualan 

    Jika kredibilitas dan engagement suatu brand sudah meningkat, maka pada akhirnya penjualan pun ikut tumbuh. Fenomena ini disebabkan adanya kepercayaan dari audiens terhadap produk dan bukti valid dari KOL bahwa produk yang Anda sediakan memang benar-benar berkualitas. 

    Manajemen KOL yang baik akan menentukan keberhasilan penjualan. Percayakan pengelolaan marketing campaign kepada Meson Digital Agency yang akan membantu Anda untuk menentukan KOL mana yang paling tepat untuk perkembangan bisnis Anda. 

    Contoh Key Opinion Leader di Indonesia

    Ada banyak KOL dengan segudang prestasi dan keahlian yang ada di Indonesia. Contohnya adalah Renatta Moeloek atau dikenal sebagai Chef Renatta adalah salah satu chef professional yang sudah dikenal masyarakat Indonesia. 

    Dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman  yang mumpuni, Chef Renatta aktif memperkenalkan kuliner Indonesia di kancah internasional sampai menjadi juri di salah satu ajang pencarian bakat. 

    Instagram Renatta Moeloek
    @renattamoeloek

    Selanjutnya ada Prita Hapsari Ghozie yang terkenal sebagai salah satu financial advisor papan atas. 

    Instagram Prita Hapsari Ghozie
    @pritaghozie

    Pengalaman di bidang keuangan dan berbagai prestasi membuat Prita Hapsari Ghozie sering membagikan konten tips pengelolaan finansial yang baik dan benar. Maka tak heran jika jumlah pengikut beliau di Instagram pun juga tergolong cukup tinggi. 

    Cara Memilih Key Opinion Leader 

    Key Opinion Leader

    Bagaimana cara memilih KOL yang tepat untuk menyukseskan campaign marketing Anda? Berikut beberapa aspek yang harus Anda perhatikan dalam memilih KOL: 

    Sesuaikan dengan Brand

    Setiap KOL mempunyai spesialisasi yang berbeda berdasarkan pekerjaan masing-masing. Oleh karena itu, Anda perlu menyesuaikan KOL dengan produk atau jasa dari bisnis Anda. Contohnya jika bisnis Anda bergerak di bidang jasa katering makanan sehat, maka KOL yang cocok adalah seorang personal trainer atau ahli gizi. 

    Waspadai KOL dengan Pengikut Bot

    Jangan pernah tergiur dengan jumlah pengikut yang banyak. Sudah menjadi rahasia umum jika pengikut di platform media sosial bisa dibeli. KOL yang membeli followers tentu tidak bagus untuk kesuksesan campaign Anda. Sebab, hasil engagement yang mereka miliki juga tidak sesuai dan pada akhirnya malah tidak berdampak bagi keberhasilan campaign. 

    Cara yang bisa dilakukan untuk mendeteksi apakah pengikut KOL adalah bot adalah ratio like, share, dan comment yang tidak selaras dengan jumlah followers. Jangan lupa perhatikan pertumbuhan dari akun KOL. Jika secara tiba-tiba followers meningkat dari satu periode, maka itu bisa menjadi pertanda bahwa kebanyakan followers yang ada tumbuh bukan dari cara organik. 

    Pertimbangkan Reputasi Offline

    Aspek lain yang tidak kalah penting adalah reputasi kehidupan dari KOL itu sendiri. Citra merek juga dipengaruhi dengan pihak yang bekerja sama dengan perusahaan. Tidak jarang citra brand akan ikut tercoreng jika orang tersebut bermasalah. Pilih KOL yang terkenal memiliki reputasi baik dan jarang terlibat dengan skandal. 

    Tinjau Content yang Diunggah KOL 

    Di samping reputasi dan kecocokan KOL dengan brand, Anda juga perlu meninjau seperti apa konten yang sering diunggah oleh KOL. Walau audiens serupa, konten yang disajikan belum tentu sama. Maka dari itu perlu dilakukan peninjauan konten terlebih dahulu untuk memastikan apakah KOL cocok dengan perusahaan Anda atau tidak. 

    Demikianlah penjelasan singkat mengenai apa itu KOL sampai cara memilihnya. Untuk KOL management yang komprehensif, Anda dapat berkonsultasi dengan Meson Digital Agency Jakarta terpercaya untuk mendapatkan strategi dan insight khusus terkait digital marketing. Semoga ulasan di atas dapat membantu! 

    Ready to Discuss Your Project?

    Search Articles

    Tell Us About Your Project